Dengan melihat banyaknya permasalahan di lingkungan ini, semakin
banyak juga tanda kurangnya cinta dan perhatian kita terhadap alam yang
telah memberikan sebuah arti kehidupan sehingga kita hanya berpangku
tangan tanpa melakukan sebuah tindakan. ”Isu kehutanan dalam tiga dasa
warsa terakhir selalu menitikberatkan pada dampak deforestasi dalam
skala domestik, seperti longsor, banjir bandang, konflik manusia dengan
satwa liar, perburuan satwa langka, bencana kekeringan serta penurunan
kuantitas dan kualitas air untuk pertanian dan konsumsi masyarakat.”
Kemudian, isu ini bergeser dalam dalam beberapa tahun terakhir ini
menjadi agenda isu yang lebih strategis dalam skala internasional, yakni
perubahan iklim dan pemanasan global.
Untuk itu peran kader konservasi merupakan ujung tombak di
masyarakat untuk melestarikan sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya.
Dengan meningkatnya kapasitas Kader Konservasi ini dapat mempertahankan
dan meningkatkan kualitas sumberdaya alam (SDA) akan berperan lebih
optimal bagi kegiatan konservasi. Sehubungan dengan diperingati hari
bumi ini, kita mengadakan kegiatan yang bermanfaat yaitu Pendidikan dan Pelatihan Kader Konservasi tingkat pemula. Karena kita sebagai manusia yang sadar akan kondisi lingkungannya, kita harus mau berbuat suatu tindakan peduli lingkungan.
Pada dasarnya pembangunan Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan
Ekosistemnya adalah merupakan pembangunan yang menyeluruh dan terpadu
untuk meningkatkan Sumber Daya Alam Hayati bagi kesejateraan kehidupan
masyarakat dalam manjaga dan melestarikan keberadaan Sumber Daya Alam.
Model pendidikan konservasi yang dilaksanakan antara lain melalui
sosialisasi, diskusi, kemah konservasi, dan pembinaan kader-kader
konservasi. Keberadaan kader-kader ini diharapkan dapat diandalkan
sebagai pelopor dan ikut serta menyebarluaskan atau mempropagandakan
akan pentingnya pengembangan konservasi sumber daya alam, khususnya di
wilayah sidoarjo dan sekitarnya. Pemanfaatan potensi kawasan diharapkan
dapat melibatkan masyarakat dan kader-kader konservasi sebagai mitra
untuk mendorong terwujudnya keberadaan masyarakat yang sejahtera di
sekitar atau di dalam kawasan konservasi.
Dengan penyelenggaraan kegiatan ini dapat membuat generasi muda
memiliki kepedulian dan rasa empati terhadap kondisi hutan dan
lingkungannya, yang dengan harapan mereka mampu menjadi kader- kader
untuk menyampaikan pesan-pesan Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan
Ekosistemnya kepada masyarakat.
0 komentar:
Posting Komentar